Showing posts with label Hongdae. Show all posts
Showing posts with label Hongdae. Show all posts

Sunday, September 28, 2014

South Korea Trip - Day 6 – 31 Agustus 2014 : Myeongdong Cathedral – Grill5Taco (Donghae’s) – SM Ent, JYP Ent, Cube Ent, FnC Ent – Mouse Rabbit (Yesung’s) – Insadong - Hongdae

As I told you before. I’m a big fan of KPOP. So, today is KPOP day, dan karena ini merupakan hari minggu, pagi ini kami mengikuti misa di Myeongdong cathedral. Misa berlangsung singkat, hanya sekitar 45 menit. Bangunan gereja ini cukup menarik, dan terletak di daerah pusat perbelanjaan di Myeongdong.
Myeongdong Cathedral
Inside the Myeongdong Cathedral
Setelah misa, kami melanjutkan dengan berkeliling di sekitar Myeongdong. Tetapi lagi-lagi perkiraan kami agak meleset. Toko-toko di tempat ini juga buka mulai siang hari, sehingga saat kami berada disana hanya beberapa toko saja yang sudah buka. Meskipun begitu, tidak menyurutkan niat kami untuk berbelanja. Hahaha

Waktu menunjukkan pukul 10.30, kami harus bergegas, karena kami harus menemui Hae In eonni. Hari ini kami akan bersama-sama menyusuri Apgujeong area dan menuju ke beberapa tempat agensi KPOP. So excited!

Kami menggunakan subway dan turun di Apgujeong Rodeo Station. Sebelum ke tempat ini kami sudah terlebih dahulu mencari lokasinya di internet, sehingga kami tidak menemui kesulitan yang berarti, ditambah lagi kami ditemani seorang korea asli, jadi kami tidak akan tersasar.

Inside the Subway Station
Pemberhentian pertama kami adalah restauran milik anggota Super Junior Donghae. Grill5Taco. Sesuai namanya, restauran ini menjual berbagai jenis taco.
Grill5Taco

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan kami menuju gedung SM, JYP, Cube, dan FnC. Kalau kalian pikir gedung ini berada di sebuah jalan besar, kalian salah. Gedung ini berada di sebuah jalan yang termasuk kecil. Tapi rapi dan bersih. See? 


Gedung FnC Entertainment
Gedung JYP Entertainment

In front of SM Building
In front of Cube Entertainment Building
Cube Entertainment mempunyai sebuah studio (atau kafe) yang didalamnya terdapat banyak merchandise dari artis-artis Cube Ent, dan juga handprints dari artis-artisnya.
In front of Cube Studio
Inside Cube Studio
Handprints of B2ST Jang Hyun Seung 
Setelah puas berkeliling agensi KPOP, kami melanjutkan ke tujuan berikutnya yaitu Mouse Rabbit. Kafe ini terletak di dekat Konkuk University. Untuk kali ini kami memutuskan untuk naik public bus. Public bus di Korea sangat tepat waktu. Ga ada tuh ngaret sampe lama, bikin bete nunggunya. Semuanya benar-benar teratur.
In Front of Mouse Rabbit
Inside Mouse Rabit. Super Junior's picture .
Blueberry and Strawberry Shaved Ice
Masih kuat jalan? Masiiihhhh... lanjuuttt.. berikutnya : Insadong. Kalau kemarin kami ke Insadong hanya untuk dinner, hari ini kami menuju Insadong untuk berbelanja. Kami membeli beberapa souvenir untuk teman-teman kami. Souvenir disini harganya kurang lebih sama. Untuk sendok atau sumpit sekitar 3000 won per pasang, boneka teddy menggunakan hanbok berkisar 2000 won per boneka. Selain itu mungkin masker bisa dijadikan oleh-oleh. Kami memborong masker Face shop dengan harga 800 won per piece. lumayaaannnn
Insadong Shopping Street
Banana uyu yang terkenal itu
Hari terus berlanjut, namun karena Hae In eonni harus berpisah dengan kami karena memiliki janji lain, kami juga akhirnya memutuskan kembali ke GH setelah hari yang melelahkan. Untuk catatan, persiapkan fisik dengan sebaik-baiknya sebelum berangkat ke Korea, terutama bila tidak menggunakan jasa tur seperti kami. Bolak-balik menggunakan subway dan public bus sangat menguras tenaga.

Malam harinya kami memutuskan mencari makan di daerah Hongdae. Cukup mudah, karena sepanjang jalan kami bisa melihat banyak penjual makanan, baik yang berupa restaurant maupun kaki lima. 

Setelah makan malam, tak lupa kami juga mengunjungi salah satu tempat yang juga cukup terkenal yaitu kafe tempat syuting Coffe Prince. Sayangnya saat kami kesana, kesan yang ada tempat ini seperti tidak terawat, bahkan beberapa lampunya padam, sehingga tidak terlihat dan menyulitkan kami menemukannya.

Karena sudah kelelahan, dan jalanan mulai sepi, kami pun mengakhiri hari itu setelah mencicipi sebotol soju. Besok adalah hari terakhir kami di Seoul, jadi kami akan memanfaatkannya sebaik mungkin.


*All photos taken by : Conrad Pramono using Canon D5 Mark II with and without editing*

South Korea Trip - Day 4 – 29 Agustus 2014 : Nami Island – Petite France

Pagi ini kami sedikit keluar dari kota Seoul, menuju Namiseom Island. Bukan perjalanan yang singkat, kami menghabiskan kurang lebih 2 jam untuk mencapai tempat ini. Selain menggunakan subway, kami juga harus menggunakan shuttle bus dan menyebrang menggunakan kapal Feri. Untungnya tersedia bus khusus yang menuju beberapa lokasi wisata disekitar Gapyeong, seperti Nami Island dan Petite France. Biaya bus ini 5000 won untuk seharian penuh. Kita bebas turun dan naik di tempat-tempat yang diinginkan. Tapi ingat, perhatikan jadwal busnya ya!

Jadwal Gapyeong Circle Tour bus : Gapyeong Terminal - Morning Calm Arboretum
Untuk mencapai Nami Island, kami perlu menyebrang menggunakan kapal Feri. Biayanya 8000 won per orang untuk perjalanan pulang-pergi. Mereka menyebutnya dengan Entry Visa. Ya, Nami Island merupakan suatu republik yang berdiri sendiri, yaitu Naminara Republic. Sehingga saat hendak menyebrang pun kami melewati suatu gerbang yang bertuliskan “Immigration”, unik memang.

Entry Visa sekaligus tiket Feri 
Nami Island merupakan sebuah pulau kecil yang sepertinya memang ditujukan untuk tempat wisata. Kami melihat banyak turis seperti kami berlalu-lalang, dan tempat-tempat yang menjual aneka macam souvenir. Selain itu ada juga patung memorial “Winter Sonata”. Drama korea ini memang sangat booming dan akhirnya berhasil membesarkan nama Nami Island.

Tulisan Naminara republic tepat berada di pintu masuk pulau ini. Di tempat ini terdapat pula bendera dari berbagai negara termasuk bendera Indonesia.
Simbol Naminara Republic yang terletak tepat di pintu masuk pulau ini
Korea <3 Indonesia
Menu makan siang kami hari ini : Grilled Pork Meat and Pork Belly
Jalanan bersejarah, tempat syuting "Winter Sonata"



Setelah puas berkeliling dan berfoto di Nami Island, kami melanjutkan dengan menuju ke tempat syuting drama Korea lainnya, yaitu Petite France. Sebuah miniatur kota Perancis dengan bangunan-bangunan, museum, dan sebuah amphiteather di dalamnya. Beberapa film atau drama yang pernah memakai tempat ini sebagai lokasi syuting antara lain : Beethoven Virus, Man from The Star, dan Running Man. Bahkan saat kami berkunjung sedang diadakan syuting salah satu variety show terkenal Korea, We Got Married.

Little Prince of Petite France

Do Min Jun ssi...
Karena keesokan harinya pagi-pagi sekali kami akan berangkat ke Busan, kami mengakhiri hari ini dengan berkeliling Hongdae dan mencoba street food atau yang biasa disebut 포장마차 (Pojangmacha) yang memang terkenal di korea. Beberapa diantaranya : 떡볶이 (tteokpoki), 오뎅(odeng), 김밥(kimbab), 만두(mandu), dll.

Ahjumma penjual street food yang murah hati.. kami dikasih diskon banyak.. hihihi
Setelah kenyang, kami mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang esok hari...


*all photos taken by : Conrad Pramono using Canon D5 Mark II with and without editing*

Saturday, September 27, 2014

South Korea Trip - Day 2 - 27 August 2014 : Gyeongbokgung Palace – Gwanghwamun Square – Cheonggyecheon Stream – Insadong (dinner) – Hello Kitty Cafe (Hongdae)

Akhirnya! Setelah perjalanan panjang, sampai juga kami di Incheon international Airport, Seoul! Melelahkan sekaligus menyenangkan. Tak lama lagi kami akan menjelajahi Seoul, kotanya para artis KPOP. Woohoo! FYI, I’m a big fan of KPOP. Salah satu alasan gw mau banget ke Korea ya ini. Pengen liat negaranya bias. Hihihi.

Di Korea, transportasi bukan hal yang sulit. Terbukti, dari Airport menuju Guest House (GH) kami di Hongdae cukup dengan menggunakan subway. Perjalanan menghabiskan waktu sekitar 40 menit. Kami memilih GH di daerah Hongdae dengan beberapa pertimbangan. Hongdae merupakan salah satu tujuan untuk berkeliling Seoul, di tempat ini banyak sekali kafe-kafe unik tempat nongkrongnya anak-anak muda, banyak juga penjual street food, makanan, dan tempat ini hampir selalu ramai 24 jam! Menarik bukan?

GH kami bernama Hongdae Guest House, terletak satu gedung dengan Dunkin Donuts dan bersebelahan dengan stasiun subway line 2, exit 1. Akses yang sangaaaat mudah. Pemiliknya pun sangat ramah. Dia memberi kami ruangan dengan view yang sangat indah. Tidak percaya?
Pemandangan dari kamar kami di lantai 19 Hongdae Guest House
GH ini lebih tepatnya seperti apartemen. Satu ruangan dengan 2 lantai, 5 single beds dan 1 queen size bed, satu kamar mandi di dalam ruangan, dan dilengkapi dengan satu dapur. Harga per malamnya 160.000 won. Setidaknya harga ini cukup murah untuk kami yang memang membatasi budget kami.

Waktu menunjukkan pukul 11 siang saat kami merasa perut kami keroncongan. Kami pun pergi keluar untuk mencari makan sekaligus berkeliling. Menu pertama kami pagi itu adalah 감자탕 (Gamjatang). Ini merupakan sup terlezat yang pernah kami makan!

Gamjatang = Pork Bone Spicy Soup
Setelah makan siang kami memulai jalan-jalan kami dengan mengunjungi Gwanghwamun Square dan Gyeongbokgung palace. Di Gwanghwamun square terdapat patung raja sejong yang terkenal. Di dalamnya terdapat semacam museum dengan miniatur-miniatur yang menceritakan tentang perkembangan Hangul (huruf Korea) dari masa ke masa.
Patung Raja Sejong
Salah satu miniatur di Museum yang terletak di Gwanghwamun Square 
Gyeongbokgung palace terletak tepat di belakang patung Raja Sejong. Karena hari itu merupakan hari rabu terakhir dalam bulan agustus, kami dapat masuk tanpa membayar tiket, alias gratis. Mereka memberlakukan free ticket masuk setiap rabu terakhir setiap bulannya.

Gyeongbokgung palace ini ternyata sangat luas. Tanpa kami sadari, hari sudah beranjak sore dan kami sudah berada 2 jam di dalam istana ini. Saatnya untuk melanjutkan perjalanan kami.

Gerbang Masuk ke dalam Gyeongbokgung Palace

Tujuan kami berikutnya tidak jauh dari Gyeongbokgung Palace, yaitu Cheonggyecheon stream. Kalau kalian amati, Cheonggyecheon stream berupa sebuah sungai kecil ditengah-tengah kota. Tempat ini juga banyak digunakan untuk syuting film loh. Oh iya, Satu hal yang menarik disini, di tempat ini jarang kita temukan tempat sampah, tapi.. kota ini bersihnya luar biasa.. benar-benar masyarakat yang peduli. Ahh kapan masyarakat Indonesia mempunyai kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan seperti mereka yaa..


Sunset pertama kami di Seoul
Hari beranjak sore dan kami mulai kelelahan setelah perjalanan yang panjang sejak semalam. Kami memutuskan kembali ke GH untuk beristirahat sejenak dan menikmati sunset dari jendela kamar kami. Malam harinya kami berencana untuk bertemu seorang teman kami yang merupakan seorang native Korean, namanya An Hae In. Kami berencana bertemu di Insadong untuk makan malam. Menu kami malam ini adalah 삼겁살 (Samgyeopsal).
Cara makannya dengan dibungkus menggunakan lettuce atau daun mint
pork! *drooll*
Sambil melanjutkan ngobrol dengan Hae In eonni, kami melanjutkan mengisi perut kami dengan makanan penutup. Kami menuju ke Hello Kitty Cafe di Hongdae. Kafe ini unik karena didalamnya semua bertema Hello Kitty, bahkan sampai toiletnya pun Hello Kitty. 
Inside Hello Kitty cafe
Dan akhirnya tibalah kami di pengujung hari, setelah berpamitan dan memperoleh beberapa rekomendasi untuk tempat-tempat yang harus kami kunjungi keesokan harinya, kamipun kembali ke GH dan beristirahat. See you again soon, Hae In eonni!


*all photos taken by : Conrad Pramono using Canon D5 Mark II with and without editing*