As I told
you before. I’m a big fan of KPOP. So, today is KPOP day, dan karena ini merupakan
hari minggu, pagi ini kami mengikuti misa di Myeongdong cathedral. Misa
berlangsung singkat, hanya sekitar 45 menit. Bangunan gereja ini cukup menarik,
dan terletak di daerah pusat perbelanjaan di Myeongdong.
 |
| Myeongdong Cathedral |
 |
| Inside the Myeongdong Cathedral |
Setelah
misa, kami melanjutkan dengan berkeliling di sekitar Myeongdong. Tetapi
lagi-lagi perkiraan kami agak meleset. Toko-toko di tempat ini juga buka mulai
siang hari, sehingga saat kami berada disana hanya beberapa toko saja yang
sudah buka. Meskipun begitu, tidak menyurutkan niat kami untuk berbelanja.
Hahaha
Waktu menunjukkan pukul 10.30, kami harus bergegas, karena
kami harus menemui Hae In eonni. Hari ini kami akan bersama-sama menyusuri
Apgujeong area dan menuju ke beberapa tempat agensi KPOP. So excited!
Kami
menggunakan subway dan turun di Apgujeong Rodeo Station. Sebelum ke tempat ini
kami sudah terlebih dahulu mencari lokasinya di internet, sehingga kami tidak
menemui kesulitan yang berarti, ditambah lagi kami ditemani seorang korea asli,
jadi kami tidak akan tersasar.
 |
| Inside the Subway Station |
Pemberhentian pertama kami adalah restauran milik anggota Super Junior Donghae. Grill5Taco. Sesuai namanya, restauran ini menjual
berbagai jenis taco.
 |
| Grill5Taco |
Setelah
kenyang, kami melanjutkan perjalanan kami menuju gedung SM, JYP, Cube, dan FnC.
Kalau kalian pikir gedung ini berada di sebuah jalan besar, kalian salah.
Gedung ini berada di sebuah jalan yang termasuk kecil. Tapi rapi dan bersih.
See?
 |
| Gedung FnC Entertainment |
 |
| Gedung JYP Entertainment |
 |
| In front of SM Building |
 |
| In front of Cube Entertainment Building |
Cube Entertainment mempunyai sebuah studio (atau kafe) yang
didalamnya terdapat banyak merchandise dari artis-artis Cube Ent, dan juga
handprints dari artis-artisnya.
 |
| In front of Cube Studio |
 |
| Inside Cube Studio |
 |
| Handprints of B2ST Jang Hyun Seung |
Setelah
puas berkeliling agensi KPOP, kami melanjutkan ke tujuan berikutnya yaitu Mouse
Rabbit. Kafe ini terletak di dekat Konkuk University. Untuk kali ini kami
memutuskan untuk naik public bus. Public bus di Korea sangat tepat waktu. Ga
ada tuh ngaret sampe lama, bikin bete nunggunya. Semuanya benar-benar teratur.
 |
| In Front of Mouse Rabbit |
 |
| Inside Mouse Rabit. Super Junior's picture . |
 |
| Blueberry and Strawberry Shaved Ice |
Masih
kuat jalan? Masiiihhhh... lanjuuttt.. berikutnya : Insadong. Kalau kemarin kami
ke Insadong hanya untuk dinner, hari ini kami menuju Insadong untuk berbelanja.
Kami membeli beberapa souvenir untuk teman-teman kami. Souvenir disini harganya
kurang lebih sama. Untuk sendok atau sumpit sekitar 3000 won per pasang, boneka
teddy menggunakan hanbok berkisar 2000 won per boneka. Selain itu mungkin
masker bisa dijadikan oleh-oleh. Kami memborong masker Face shop dengan harga
800 won per piece. lumayaaannnn
 |
| Insadong Shopping Street |
 |
| Banana uyu yang terkenal itu |
Hari terus berlanjut, namun karena Hae In eonni harus
berpisah dengan kami karena memiliki janji lain, kami juga akhirnya memutuskan
kembali ke GH setelah hari yang melelahkan. Untuk catatan, persiapkan fisik
dengan sebaik-baiknya sebelum berangkat ke Korea, terutama bila tidak
menggunakan jasa tur seperti kami. Bolak-balik menggunakan subway dan public
bus sangat menguras tenaga.
Malam harinya kami memutuskan mencari makan di daerah
Hongdae. Cukup mudah, karena sepanjang jalan kami bisa melihat banyak penjual
makanan, baik yang berupa restaurant maupun kaki lima.
Setelah
makan malam, tak lupa kami juga mengunjungi salah satu tempat yang juga cukup
terkenal yaitu kafe tempat syuting Coffe Prince. Sayangnya saat kami kesana,
kesan yang ada tempat ini seperti tidak terawat, bahkan beberapa lampunya
padam, sehingga tidak terlihat dan menyulitkan kami menemukannya.
Karena
sudah kelelahan, dan jalanan mulai sepi, kami pun mengakhiri hari itu setelah
mencicipi sebotol soju. Besok adalah hari terakhir kami di Seoul, jadi kami
akan memanfaatkannya sebaik mungkin.
*All photos taken by : Conrad Pramono using Canon D5 Mark II with and without editing*